Hari Sabtu 23 Agustus 2008 kemarin, sekolah ECM mengikuti peringatan pawai hari kemerdekaan 17 Agustus 2008 di Batam Center. Pawai ini diselenggarakan atas inisiatif bersama para pengurus TK se-Batam dan rencananya menempuh rute jalan dari Carnaval Mall menuju gedung Pemko Batam, kemudian memutar balik melewati Mega Mall, kantor pos, dan kembali ke Carnaval Mall. Pawai diikuti oleh lebih dari 10 sekolah Taman Kanak-kanak di kota Batam, dimana anak-anak pesertanya berpakaian tradisional daerah Indonesia maupun berpakaian profesional seperti dokter, suster, polisi, tentara, maupun atlit bulu tangkis.

Rombongan perwakilan dari tiap TK sudah siap berkumpul di dalam Carnaval Mall sejak pukul 13.30 waktu Batam, tetapi karena di luar masih hujan deras panitia menunda dulu jalannya pawai. Setelah waktu menunjukkan kurang lebih pukul 14.30 dan derasnya hujan dirasa agak mereda akhirnya panitia memberangkatkan juga rombongan demi rombongan pawai, sementara di luar rintik hujan masih terus turun. Anak-anak yang manis dengan ceria mengikuti bimbingan dan pengawasan para guru berjalan menyusuri rute pawai, sementara beberapa orang tua murid ikut sibuk memayungi anak-anak yang berkostum warna-warni ini dari guyuran hujan.

Sepanjang jalan anak-anak yang ceria dan manis tetap bernyanyi dan bersenda gurau, tidak peduli tubuh mereka perlahan-lahan mulai basah kuyup oleh air hujan. Tetapi lama kelamaan cuaca yang memang tidak bersahabat sejak pagi semakin tidak memungkinkan untuk meneruskan perjalanan pawai seperti yang telah direncanakan. Sehingga sesampainya di depan gedung Pemko Batam, semua rombongan dibelokkan arah ke gedung tersebut untuk berlindung dari hujan yang semakin deras. Dan akhirnya sekitar pukul 4 sore satu persatu rombongan bubar untuk kembali ke tempat masing-masing.

Memang acara pawai ini tidak berjalan seperti yang direncanakan, tetapi anak-anak dalam kepolosan mereka tetap ceria dan dapat diajarkan mulai merasakan arti kebersamaan dalam suka maupun duka.