(Artikel berikut ini dikopi dari kompas.com edisi selasa, 21 Oktober 2008 yang sumbernya berasal dari Tabloid Nova. Semoga bermanfaat)

Anak perlu diajarkan sopan santun. Semua orang tua pasti sepakat dengan ini. Bagaimana caranya?

Jadikan diri anda sebagai model sopan santun bagi anak

Jadikan diri anda sebagai model sopan santun bagi anak

1. Jadikan diri Anda sebagai model.
Masa anak-anak merupakan masa imitasi. Setiap perilaku orangtua ditiru anak. Bila Anda berbicara dengan mulut penuh makanan, besar kemungkinan anak Anda juga melakukan hal yang sama.

2. Sampaikan apa yang Anda inginkan dari anak.
Misalnya, dalam perjalanan ke rumah nenek jelaskan, “Kalau nanti ada makanan yang tidak kamu sukai, Ibu harap kamu tidak mengambilnya.”

3. Beri pujian.
Bila anak telah bersikap sopan, tak ada salahnya memberi pujian. Misalnya jika anak mengucapkan terima kasih pada temannya yang sudah meminjamkan buku, katakan, “Wah, anak ibu yang satu ini memang baik dan sopan.”

4. Jangan paksa anak untuk menjadi sempurna.
Bila Anda berharap terlalu banyak dari anak, bisa-bisa yang terjadi adalah “perang” dengan anak. Lakukan secara bertahap, sesuai perkembangan anak.

5. Jangan mempermalukan anak.
Salah adalah hal biasa. Begitu pula jika anak melakukan kekeliruan yang menurut Anda tidak sopan. Beritahu anak kesalahannya dan katakan apa yang Anda harapkan. Jangan langsung memarahi atau mempermalukannya di depan orang lain.