(Artikel berikut dikopi dari Kompas.com. Semoga bermanfaat)

Mengajari anak tentang uang dan fungsinya sudah bisa dimulai sejak mereka balita. Ajari si kecil bahwa uang harus dipergunakan sebagaimana mestinya agar ia tidak mudah melakukan apa saja terhadap uang. Berikut tips mudah untuk mengenalkan anak terhadap uang.

1. Ke pasar
Belanja ke pasar tradisional akan memberi anak lebih banyak pelajaran dibanding jika Anda membawanya ke supermarket. Di supermarket anak tidak bisa melihat siapa yang jadi penjual, sebaliknya di pasar, di mana anak bisa melihat interaksi ekonomi antara pedagang dan pembeli.

Libatkan si kecil dalam transaksi belanja agar ia bisa berpraktek menjadi konsumen. Misalnya dengan membiarkan si kecil memilih wortel atau mengijinkan ia menyerahkan uang pada si penjual. Beri penjelasan dengan bahasa sederhana dari mana sayuran atau ikan yang dijual didapat, agar ia punya gambaran mengapa Anda membayar sekian rupiah untuk membelinya.

2. Menabung
Apakah si kecil merengek minta diajak ke Dunia Fantasi? Ataukah ia sangat ingin memiliki sepeda mini seperti punya temannya? Ini adalah saat yang tepat untuk mengajari pentingnya menabung. Berikan ia celengan dengan kesepakatan keinginannya akan terkabul bila celengan sudah penuh. Anda juga bisa mengajak seluruh anggota keluarga bersama-sama menabung dalam satu celengan untuk tujuan berlibur bersama, sehingga semua merasa sebagai satu tim dan terpacu untuk menabung.

3. Ikut ke Bank
Melihat transaksi yang dilakukan di bank akan membantu anak memahami makna uang. Jangan lupa untuk melibatkan anak, misalnya membiarkan anak menyerahkan buku tabungan ke kasir bank. Saat anak berusia lima tahun, Anda bisa membuatkan buku tabungan miliknya sendiri. Beri penjelasan yang logis dan positif tentang pentingnya menabung di bank agar ia memiliki kesan positif tentang uang dan bank.

4. Menyumbang
Mengajari anak bahwa sebagian orang yang hidupnya beruntung perlu membantu orang lain yang lebih susah, merupakan bagian penting dalam pelajaran tentang uang. “Keluarga bisa melakukan hal sederhana untuk menanamkan kebiasaan berbagi sejak usia dini,” kata Laura Busque, dari Ohio Credit Union League.

Menyumbang sejumlah uang di rumah ibadah, atau membeli makanan untuk dibawa ke panti asuhan adalah contoh kecil yang bisa Anda lakukan bersama si kecil. Anda juga bisa mengajari anak melakukan kegiatan sosial yang sesuai dengan minat si kecil. Misalnya bila ia pecinta binatang, ajak si kecil ke tempat penampungan hewan dan memberi binatang-binatang di sana makanan.

5. Beri uang saku
Memberi anak uang saku merupakan cara yang tepat agar ia belajar mengelola uang. Anak akan memahami bahwa semua orang memiliki uang terbatas dan uang yang tersisa hari ini bisa digunakan untuk besok. Ia pun akan belajar memilih barang yang akan dibeli sesuai dengan uang yang dimilikinya.